9 HUKUM MENUJU TRANSFORMASI HIDUP


018
Bacaan wajib bagi mereka yang ingin mengalami perubahan hidup yang radikal di dalam Kristus.
(Oleh: Maarjes Sasela)

PENGANTAR
Beberapa tahun terakhir ini banyak orang-orang menyebut kata transformasi. Mulai dari orang-orang yang berbicara mengenai kondisi negeri ini yang carut-marut, hingga orang-orang percaya yang berbicara mengenai keadaan dan keberadaan gereja-gereja yang hadir di bumi pertiwi ini. Hampir semua orang ingin berbicara tentang sebuah transformasi suatu bangsa yang bernama Indonesia, entah dipahami dengan benar atau tidak mengenai kata tranformasi ini. Demikian juga di kalangan gereja, baik gereja yang beraliran Pentakosta dan Kharismatik sampai kaum Injili ramai-ramai ingin bersuara agar terjadi transformasi Indonesia. Sampai disini kita tidak mempersoalkan hal itu, karena di negeri ini masih menghargai kebebasan untuk berbicara dan mengeluarkan pendapat. Agar tidak tersesat, sebaiknya dipahami dulu arti dan defini dari kata ini.

DEFINISI
Dalam bahasa Inggris kata ini disebut transformation yang berarti perubahan bentuk. Dalam KBBI disebut transformasi yang mengandung arti perubahan rupa, ini bisa juga dipahami sebagai perubahan bentuk, sifat, fungsi, dsb. Secara semantik, transformasi atau transformation ini berasal dari kata “trans” dan “form”. Trans berarti dari satu sisi ke sisi lainnya (across), atau melampaui (beyond). Form yang diterjemahkan sebagai bentuk. Dengan demikian maka transformasi dapat berati perubahan bentuk yang lebih dari, atau melampaui perubahan bungkus luar. Dengan melihat definisi di atas maka kata transformasi lebih jauh dipahami sebagai perubahan dari dalam diri seseorang, sekelompok, atau masyarakat yang meluap ke dalam perilaku.

TINJAUAN TEOLOGIS
Ternyata kata transformasi memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan misi gereja. Dengan mengutip tulisan Vinay Samuel dan Chris Sugden, Ery Prasadja menulis “Transformasi adalah misi gereja (Mission ‘of the Church’ as transformation)”. Transformasi adalah Visi Tuhan mengenai gereja/masyarakat/bangsa (God’s vision of society). Transformasi adalah perubahan dari keberadaan/keadaan manusia yang bertentangan tujuan Tuhan (di dalam menciptakan manusia dan dunia ini) kepada keberadaan/keadaan dimana manusiamampu untuk menikmati kehidupan di dalam hubungan yang harmonis dengan Tuhan.(Yoh. 10:10; Kol. 3:8-15; Ef. 4:13).

Akan tetapi, konsep transformasi tidak sesederhana penjelasan di atas ini. Konsep transformasi sebagaimana dijelaskan oleh Ery Prasadja, bahwa; Konsep transformasi lebih luas dari konsep penginjilan. Konsep transformasi tidak membatasi diri dengan hanya mengubah manusia berdosa menjadi manusia lahir baru. Transformasi adalah mengubah atau mengembalikan manusia kepada harkat dan martabatnya sesuai dengan maksud Tuhan ketika manusia itu diciptakan. Transformasi mengembalikan manusia ke dalam keadaan di mana hubungannya dengan Tuhan, dengan manusia lain, dengan masyarakat, dengan lingkungan dan dengan dirinya sendiri dipulihkan. … Fokus transformasi adalah (1) pemulihan harkat dan martabat individu manusia, dan (2) pemulihan hubungan/rekonsiliasi. Beranjak dari penjelasan di atas maka pertanyaan penting disini adalah:

DARI MANA TRANSFORMASI DIMULAI?
Semua menginginkan perubahan ke arah lebih baik, tapi pertanyaan pentingnya adalah dari mana kita mulai? Sampai kini, gereja terus berdoa agar terjadi transformasi di negeri tercinta ini. Itu baik, tapi saya berpikir lebih sederhana bahwa transformasi bangsa ini pasti akan terjadi bila dimulai dari: diri sendiri, dari hal-hal yang kecil, dari lingkungan dimana kita ada dan dari apa yang ada pada kita. Mengapa kita terlalu memikirkan yang terlampau besar, sedangkan hal-hal yang kecil terabaikan. Bukankah Alkitab berkata: “Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barang siapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar”. Inilah alasan saya meyakini bahwa transformasi pada bangsa ini dapat terjadi jika kesadaran itu dimulai dari diri kita sendiri, keluarga kita, lingkungan tempat kita tinggal, kerabat dan sahabat kita baru pengaruhnya akan sampai kepada bangsa ini. Sama halnya dengan misi, dimulai dari Yerusalem, kemudian ke Yudea, lalu Samaria baru kemudian merambat sampai ke ujung dunia (Kis. 1:8). Injil tidak akan pernah sampai ke ujung bumi jika tidak dimulai di Yerusalem dan dari satu orang yang bernama Kristus yang mempersiapkan dua belas rasul. Sekarang bukan satu negara dipulihkan, tetapi bangsa-bangsa dipulihkan. Tahun 2013, bangsa ini akan dipulihkan jika setiap orang percaya mau mulai melakukan transformasi diri.

MENUJU TRANSFORMASI HIDUP
Berikut saya akan sampaikan tentang langkah-langkah menuju tranformasi diri. Setiap orang bisa mengalaminya, ini adalah kabar gembira buat. Akan tetapi kabar buruknya, kita tidak akan pernah mengalami transformasi karena ada penghambat besar, yaitu “dosa”. Ini menjadipenghambat bagi kita untuk bisa berpikir benar, berbicara benar, dan bertindak atau bersikap benar. Berikut akan saya sampaikan jalur menuju transformasi diri:
Pertama, Semua Orang Berdosa; kita harus menyadari bahwa kita semua tidak terkecuali, semua berada dibawa natur dosa. Paulus dengan jujur menulis, “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”. (Rm. 3:23)
Kedua, Konsekwensi Dosa; akibat dari dosa maka konsekwensinya ada kita hidup dalam penderitaan fisik. Ini adalah warisan dari Adam dan Hawa bunda moyang kita yang dengan sengaja telah melnggar apa yang Tuhan larang. (Kej. 3:1-24). Tidak sampai disitu, pada akhirnya setiap orang harus memberi pertanggungan jawab atas segala yang ia perbuat dihadapan tahta pengadilan Allah. Paulus menulis, “Demikianlah setiap orang di antara akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah”. (Rm. 14:12). Lalu pada akhirnya masing-masing akan menerima ganjarannya. Yang tidak membiarkan dirinya diubahkan oleh Kristus dan tetap hidup dalam dosa, ganjarannya adalah kematian abadi atau kebinasaan. Paulus menulis, “Upah dosa ialah maut, …” (Rm. 6:23a). Ini berita buruknya, tapi Anda tidak perlu kuatir masih ada waktu, Anda belum terlambat, karena masih ada berita baiknya. Pau;lus melanjutkan tulisannya, demikian “… Tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita”. (Rm. 6:23b). Bagaimana caranya Anda sampai pada keyakinan akan hidup yang kekal itu? ini dia caranya:
Ketiga, Akuilah; bahwa kita orang berdosa dan kita membutuhkan juruselamat, yaitu Kristus Yesus Tuhan untuk menjadi Tuhan dan juruselamat pribadi Anda.
Kempat, Percaya; Anda percaya bahwa Yesus adalah Tuhan itu baik, tetapi iblis juga percaya, bahkan Alkitab berkata ia gemetar saking percayanyanya. “Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan juga percaya dan mereka gemetar”. (Yak. 2:19). Kalau demikian apa bedanya kepercayaan kita dengan kepercayaan setan dan antek-anteknya? Disini perbedaannya:
Kelima, Menerima; disinilah letak perbedaannya, setan percaya, tetapi dia tidak memperoleh kesempatan untuk menerima keselamatan di dalam Kristus. Kita masih memiliki kesempatan besar untuk percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Yohanes menulis demikian; “Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya, dibri-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”. (Yoh. 1:11-12).
Keenam, Jaminan (1); Setiap orang yang percaya dan menerima-Nya sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi-Nya, jaminannya adalah: menerima kepastian hidup yang kekal. Yohanes menulis, “Aku (Kristus) berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal. (Yoh. 6:47)
Ketujuh, Jaminan (2) Berbicara tentang hidup yang kekal atau abadi di dalam surga maka di dalam Kristus tidak ada kata “mudah-mudahan” selamat, melainkan pasti. Ingat! PASTI SELAMAT bukan MUDAH-MUDAHAN SELAMAT, Yohanes menulis: “DAN Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku”. (Yoh. 10:28).
Kedelapan, Dasar Keyakinan, Di dalam Kristus tidak ada kata mudah-mudahan untuk keselamatan hidup yang akan datang, melainkan PASTI. Mengapa? Didunia ini, banyak orang mencari jaminan keselamatan dan mereka akan berkata kepada Allah. “Ya Allah tunjukkanlah kepada kami jalan yang benar itu”. Ini adalah permohonan yang tulus dan berkenan kepada Allah/ Akan tetapi, apa jawabannya? Sampai hari ini, permohonan itu tetap terus disampaikan. Mengapa karena belum ada jawabannya. Pada lebih dari 2000 tahun ada rahasia yang masih terpendam bagi banyak mereka yang mencari kebenaran, dan saya merasa berdosa jika saya tidak berterus terang mengatakannya, bahwa jawabannya ada pada Yesus Kristus Tuhan kita. Yohanes menulis 2000 tahun yang lalu, kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku”. (Yoh. 14:6)
Kesembilan, Buat Keputusan; Kita percaya bahwa Allah ada, itu baik, tetapi percaya saja tidak cukup karena setan pun percaya (Yak. 2:19). Lalu apa yang harus kita buat? Bertindaklah dengan iman untuk membuka hati dan menerima Dia (TUHAN Yesus Kristus) di dalam hati dan menjadikan-Nya menjadi penguasa tunggal dalam hidup kita. Atau dengan kata lain, menerima Dia (Yesus Kristus) menjadi satu-satu Tuhan dan Juruselamat pribadi kita. Yah, sekarang! n Alkitab berkata; “Demikian juga halnya dengan iman; Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati”. Kita percaya, tetapi kita tidak bertindak untuk menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadi kita, iman kita itu pada hakekatnya adalah mati. Alkitab menulis bahwa berita yang Anda baca ini adalah berita yang sangat baik, karena berita ini memberi petunjuk bahwa Yesus Kristus sedang berdiri dipintu hati Anda, dan Ia mengetuk sambil berkata: “Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. (Wah. 3:20)

Kebenaran di atas ini mau menunjukkan bahwa peluang anugerah bagi saudara sedang terbuka dihadan Anda saat ini juga! Jika Anda percaya dan mau membuka pintu hati Anda untuk menerima-Nya menjadi Tuhan dan Juruselamat pribadi Anda; sekaranglah waktunya! Jangan tunda! karena kita tidak tahu hari esok hidup kita akan menjadi seperti apa. Sekali lagi, JANGAN TUNDA! Bergegaslah cari seorang hamba Tuhan (pendeta atau gembala sidang Anda, atau pembimbing rohani Anda) pergilah kepadanya dan minta ia menuntun Anda untuk menerima Kristus menjadi Tuhan dan Juruselamat pribadi Anda! Tetapi jika tidak, ambillah sikap iman Anda dan katakan dengan iman Anda, seperti doa berikut ini:

Katakanlah dengan iman Anda!
Tuhan Yesus, saya sudah membaca pelajaran ini dan saya percaya bahwa Engkau menyediakan anugerah hidup yang kekal kepada setiap orang yang mau percaya dan menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Hari ini, dengan sadar saya mengundang Engkau untuk masuk dan bertahta di dalam hati saya dan menjadi Tuhan dan Juruselamat saya pribadi mulai hari ini sampai Engkau datang menjemput saya. Dan catatlah nama saya dalam Kitab Kehidupan satu kali untuk selama-lamanya dan saya percaya alam maut tidak dapat merampas saya dari tangan-Mu. Ampunilah segala dosa dan kesalahan saya, dan biarlah Roh Kudus-Mu senantiasa memimpin hidup saya dari sekarang sampai selama-lamanya. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus saya berdoa dan percaya bahwa keselamatan telah terjadi di dalam hidup saya, Amin.

Anda baru saja menerima HADIAH HIDUP KEKAL yang tidak dapat diberikan dunia ini kepada Anda. Alkitab berkata: Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab Anak Manusia (Tuhan Yesus Kristus) akan datang dalam kemuliaan Bapa diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya”. (Mat. 16:26-27). Puji Tuhan, sekarang saya harus berkata waooohhhh gitu lhooooo….. kepada Anda, karena Anda telah menerima HIDUP YANG KEKAL ITU. Selamat memasuki transformasi hidup yang sesungguhnya. Tuhan Yesus memberkati.

Bila Anda memiliki pertanyaan atau ingin dukungan doa dari kami, Anda dapat menghubungi saya di layanan telepo: 0813 55860 555 atau 0852 1313 1995 atau mengirimnya melalu e-mail: marsseljkt@yahoo.co.id dan jangan lupa beri komentar Anda di http://www.pilarsukses.wordpress.com Tuhan Yesus memberkati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: